Cara Menyelesaikan Rubik 3×3 Termudah Dibawah 1 Menit Untuk Pemula

Pernahkah Anda melihat sebuah mainan berbentuk kubus berwarnayang dapat diputar-putar? Jika sudah pernah melihatnya, benda tersebut bernama rubik. Namun, rubik bukan sekadar mainan biasa. Dengan rubik, Anda bisa melatih kemampuan berfikir karena untuk memainkanya tidak asal-asalan. Diperlukan beberapa strategi dan logika supaya warna rubik yang teracak dapat tersusun sesuai warnanya. Namun sebelum itu, Anda perlu mengenali apa itu rubik. Kami akan menjelaskannya di bawah ini.

Mengenal Bagian Rubik 3×3

Rubik merupakan salah satu permainan populer yang dikenal baik untuk melatih kecerdasan otak. Permainan ini bisa dimainkan oleh semua kalangan. Awalnya, permainan ini ditemukan oleh seorang profesor asal Hungaria bernama Erno Rubik, dan akhirnya pada tahun 1983 permainan ini resmi dipatenkan. Permainan satu ini berupa kotak-kotak dengan beberapa warna khusus kemudian pemain harus menyusun kotak di setiap sisi dengan warna yang sama. Tipe rubik pun sekarang ini juga bermacam-macam, misalnya saja rubik 3×3, 4×4, hingga 7×7.

 

Terdapat beberapa bagian dari rubik 3×3 yang wajib diperhatikan terlebih dahulu, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Center piece adalah bagian tengah pada rubik dengan total 6 center, Di mana center tersebut tidak bisa berpindah dengan posisi di belakang center hijau ada (><) center biru, di belakang center merah ada center orange dan di belakang center putih ada center
  2. Corner merupakan kotak yang berada di pojok dan jumlah totalnya total ada 8.
  3. Edge piece ialah bagian yang berada di antara corner dengan jumlah 12 titik.
  4. Terakhir ada layer piece. layer piece dibagi menjadi tiga baris, yaitu bawah-tengah-atas

 

Notasi Rubik 3×3

Sebagai pemula yang ingin bermain rubik, Anda bisa memahami rumus-rumusnya agar dapat menyusun semua warna rubik. Sebelum itu, ketahui notasi rubik berikut ini agar lebih mudah menerapkannya.

  1. R (right) = gerakan memutar sisi kanan ke arah kanan.
  2. R` (R aksen ) = gerakan memutar sisi kanan ke kiri.
  3. U (up) = gerakan memutar sisi atas ke sebelah kanan.
  4. U` (R aksen) = gerakan memutar sisi rubik atas ke kiri.
  5. D (down) = gerakan memutar sisi bawah ke arah kanan.
  6. D` (D aksen) = gerakan memutar sisi depan ke arah kiri.
  7. F (front) = gerakan memutar sisi depan ke arah kanan.
  8. F` (F aksen) = gerakan memutar sisi depan ke arah kiri.
  9. F double = gerakan memutar sisi F double searah jarum jam.
  10. F` double = gerakan memutar sisi front aksen searah jarum jam.
  11. B (back) = gerakan memutar sisi belakang ke kanan.
  12. B` (B aksen) = gerakan memutar sisi belakang ke kiri.
  13. L (left) = gerakan memutar sisi kiri ke arah kanan.
  14. L` (Left aksen) = gerakan memutar sisi kiri ke arah kiri.

Kunci keberhasilan rumus rubik adalah sering berlatih. Semakin sering Anda berlatih dan menerapkan rumusnya, maka semakin cepat pula Anda menguasainya. Perhatikan penerapan rumus di bawah ini.

 

Cara Menyelesaikan Rubik 3×3

  1. Buatlah bentuk cross (+)

Perlu diketahui bahwa tidak ada ketentuan khusus untuk membuat cross, tetapi biasanya pemain rubik memilih warna putih sebagai warna dasar, sedangkan warna kuning untuk warna sisi atas.

  1. Menyamakan Cross Menjadi Warna Putih & Layer 1

Jika Anda sudah selesai membentuk cross, langkah selanjutnya adalah meratakan warna cross menjadi putih secara keseluruhan. Anda perlu mencari corner piece yang berwarna putih dan pindahkan ke bawah. Tetapi, samakan terlebih dahulu warna bagian tengah dengan corner piece di bagian atas putih. Jika dari sisi kanan, rumusnya akan adalah U R U’ R’ sedangkan kiri U L U’ L’ Dan akan menjadi seperti berikut ini.

 

  1. Membuat Layer 2

Apabila di layer pertama sudah selesai, selanjutnya cari edge yang akan dipindahkan. Misalnya, Anda akan memindahkan edge piece yang berwarna merah dengan posisi edge piece di atas yang juga berwarna merah. Hal ini bertujuan agar edge piece hijau bisa sama dengan warna center atau di sebelah edge piece merah. Karena itu, kita harus menyamakan terlebih dahulu edge piece yang ingin dipindah dengan warna center ke arah di mana kita akan memindahkannya. Rumusnya adalah sebagai berikut : U’ L’ U L U F U’ F’ (ke kiri). Untuk ke kanan, gunakan rumus M U R U’ R’ U’ F’ U R’.

 

  1. Membuat Cross Kuning

Untuk membuatnya, gunakan rumus F R U R’ U’ F’ (apabila belum ada titik), posisikan dua titik yang masih kosong di bawah center dan kanan center sisi kuning. Pakailah rumus  F R U R’U’F’ X2 untuk membuat warna cross menjadi kuning.

Pada edge kosong 2 ada dua kemungkinan :

  • Depan & kanan : lakukan dua kali dengan rumus F R U R’ U’ F’
  • Berseberangan : bisa menerapkan sekali saja dengan rumus F R U R’ U’ F’
  1. Menyamakan Sisi Atas dengan Warna Kuning

Agar sisi atas dapat berwarna kuning secara keseluruhan, gunakan cara layaknya bentuk ikan, dengan rumus R U R’ U R U2 R’ dan memiliki 5 pola dan 3situasi :

  • Plus, yaitu pada pola pertama di mana terdapat dua titik di depan dan belakang. Pada titik kuning, pindahkan di samping kiri menggunakan rumus R U R’ U R U2 R’. Lalu, dengan pola 2 yaitu hanya ada 2 titik di depan saja. Gunakan rumus R U R’ U R U2 R’ untuk titik kuning agar dapat berpindah ke sisi kiri.
  • Tank, untuk yang pertama titik di depan, gunakan rumus R U R’ U R U2 R’ (pola 3). Sedangkan titik di samping atau pola 4 bisa dilakukan dari sebelah kanan tank memakai rumus R U R’ U R U2 R’.
  • Pita, adalah kondisi di mana terdapat dua titik kuning di sebelah kiri dan kanan, dan ambil posisi titik dari kiri lalu lakukan dengan rumus ikan.

 

  1. Mengorientasikan Corner dan Edge

Pertama-tama, samakan posisi corner dan edge. Berikut adalah langkah-langkahnya :

  • Apabila belum ada satu saja titik yang sama, Anda bisa mengeksekusi bagian manapun dengan rumus R U2 R’ U’ R U2 L’ U R’ U’, sehingga diperoleh dua sudut yang sudah sama di sebelah kiri dan bisa dilepas terlebih dahulu dengan edge layer 2 agar sama. Lalu, ulangi rumus R U2 R’ U’ R U2 L’ U R’ U’ L. Maka keempat sudut akan terorientasi di tempatnya.
  • Jika corner telah terorientasi, maka Anda bisa menukar edge dengan memilih salah satu sisi yang sudah berada di tempatnya menggunakan rumus R U2 R’ U’ R U2 L’ U R’ U’
  • Terakhir, Anda akan mendapati satu sisi warna yang telah full. Pilih edge yang sudah lengkap di sisi belakang untuk dinotasi menggunakan rumus R U’ R U R U R U’ R’ U’ R2, Selamat, Anda berhasil menyelesaikan semua warna rubik 3×3.

Itu adalah serangkain rumus dan cara penyelesaian permainan rubik. Semoga Anda mau untuk mempelajari rumus-rumus tersebut agar segera fasih dalam bermain rubik. Tidak ada salahnya mempelajari rubik dari dasar hingga level atas. Bahkan mempelajari rubik dapat meningkatkan kemampuan berfikir dengan baik. Selamat mencoba.

 

 

 

 

Share this post